Gresik – Mantan Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH As’ad Said Ali, membagikan pengalaman berharga saat duduk bersama para kyai, gus, dan tokoh agama di Gedung Jagat Hijau, Banjarsari, Gresik, pada 24 Mei lalu.
KH As’ad menggambarkan suasana pertemuan tersebut sebagai momen penuh kesederhanaan, keikhlasan, dan semangat persaudaraan. “Suasana yang egaliter, demokratis, dan menyenangkan terasa sangat kental,” ujarnya.belum lama ini

Dalam pertemuan tersebut, semangat untuk melanjutkan perjuangan para muassis Nahdlatul Ulama menjadi salah satu topik utama. Hal ini sejalan dengan misi besar NU untuk menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
KH As’ad juga menekankan pentingnya menjaga kesederhanaan dan kebersamaan sebagai pondasi utama perjuangan, sebagaimana yang dicontohkan oleh para pendiri NU. “Kita terus berjuang meneruskan perjuangan para muassis,” pungkasnya.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarulama dan santri serta memperkokoh nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Gresik.















































