Lampung, – Anggota MPR/DPD RI, Drs. Hi. Ahmad Bastian SY, menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah UIN Raden Intan Lampung, Sabtu malam (23/11/2024). Acara ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang hadir.
Dalam paparannya, Ahmad Bastian menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai pondasi utama bagi bangsa Indonesia. Ia mengajak mahasiswa, sebagai bagian dari generasi muda, untuk mempersiapkan diri menghadapi Generasi Emas 2045.
“Sebagai generasi penerus bangsa, kalian harus memiliki cita-cita yang cemerlang dan visi yang kuat untuk membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan,” ujar Ahmad Bastian. Sabtu 23/11/24).
Kegiatan ini juga menghadirkan akademisi Ahmad Muto’i, M.Pd., yang memberikan wawasan tambahan mengenai pentingnya pendidikan dalam membangun karakter bangsa.
Salah satu mahasiswa peserta mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti acara tersebut. Menurutnya, ilmu yang diperoleh sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mendapatkan pengetahuan penting dari sosialisasi ini. Apa yang disampaikan akan kami terapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Bonus Demografi: Peluang untuk Kemajuan Bangsa
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Bastian juga menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi. Menurutnya, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Bonus demografi hanya bisa menjadi peluang jika kita mampu mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dengan proyeksi penduduk Indonesia mencapai 319 juta pada tahun 2045, mayoritas di usia produktif, ada potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
“Bonus demografi harus kita ubah menjadi bonus kualitas. Dengan sumber daya manusia yang unggul, Indonesia bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia pada 2045,” pungkas Ahmad Bastian.
Acara ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mengoptimalkan peluang yang ada demi kemajuan bangsa.
(Red)















































