Nasional News
Salatiga – Bagi penikmat Soto , nama “Soto Kesambi” tentu nama yang tidak asing lagi ditengah masyarakat kota Salatiga. Pasalnya Soto Kesambi berdiri sejak tahun 1950 dan kini kembali dapat anda jumpai di jalan Jendral Sudirman 150 Salatiga.
Keberadaan Soto Kesambi di Jalan Jend Sudirnan bukan sebuah cabang tapi pindahan dari Jalan Kesambi karena dinilai pelanggan mengalami kesulitan ruang parkir. Malah ketika itu sempat di kabarkan Soto Kesambi mengalami tutup sementara.
“Soto Kesambi sudah berdiri sejak 1950 ketika itu buka di jalan Kesambi Salatiga namun karena terkendala area Parkir maka pindah di jalan Jend Sudirman” ujar Adi yang ditemui Senin (17/01)
I Gede Adi Pratama Putra atau lebih akrab disapa Adi adalah cucu dari pendiri Soto Kesambi (Tan Giok Bie) meski Adi memiliki basic IT namun meneruskan jejak kakek nya yang telah merintis sejak 1950.
Jalan Sudirman adalah tepat bagi penikmat Soto Kesambi. Selain lokasi strategis juga area Parkir sangat memadai. Pelanggan juga dimanjakan dengan ruang cukup luas berkavasitas hingga 300 orang.
Dari pantauan awak media, Soto Kesambi memiliki rasa dan aroma yang khas dengan menggunakan bumbu rempah rempah alami sehingga menciptakan cita rasa tersendiri.
Belakangan ini, maraknya berbagai kuliner siap saji bukan menjadi bentuk persaingan, namun menurut Adi justru melengkapi keberadaan kota Salatiga khususnya di bidang Kuliner. Sebuah kota kelihatan hidup jika peran serta aktif para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Sementara itu, Adi menolak jika hari Senin (27/01) Soto Kesambi disebut launching. Alasan nya Soto Kesambi sudah berdiri sejak 1950 hanya menurutnya untuk buka di jalan Sudirman dibuka Senin dari jam 07 hingga pukul 20:30 malam
“Acara ini bukan launching, karena Soto Kesambi berdiri sejak tahun lima puluhan dan hingga saat tidak punya Cabang ” pungkas nya.
Acara yang berlangsung pukul 08 pagi selain dihadiri ratusan Santri dari pondok Pesantren Al Falah Pabelan juga nampak hadir ketua DPRD kota Salatiga Dance Palit juga politisi Bambang Raya (ENY)















































