Jakarta — Pemerintah Kota Jakarta Pusat kembali merampungkan program bedah rumah di wilayah RT 14 RW 8, Kelurahan Menteng Kecamatan Menteng Jakarta Pusat, Kamis, (11/12/2025, sebagai bagian dari target perbaikan hunian tidak layak pada tahun 2025. Rumah milik warga bernama Muhammad Harifin menjadi hunian ke-65 yang berhasil diselesaikan melalui program tersebut.
Wali Kota Jakarta Pusat menjelaskan bahwa proses bedah rumah ini berjalan setelah adanya koordinasi dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, yang menginformasikan kondisi rumah warga yang dinilai sudah sangat tidak layak. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kelurahan bersama jajaran Kecamatan segera melakukan survei lapangan.
“Setelah dicek langsung oleh Pak Lurah dan Bu Camat, rumah tersebut memang harus segera dibedah. Alhamdulillah hari ini sudah selesai dan pemiliknya juga sudah menyampaikan testimoni,” ujar Arifin Wali Kota Jakarta Pusat.
Arifin menegaskan, Pemkot Jakarta Pusat akan terus berkomitmen melanjutkan program perbaikan lingkungan sesuai arahan Gubernur, terutama terkait hunian keluarga kurang mampu. Berdasarkan data BASNAS PAJIS Jakarta Pusat, sejak 2021 hingga kini sudah lebih dari 270 rumah yang direnovasi melalui program bedah rumah. Program ini pun disebut akan menjadi prioritas utama pada tahun depan, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa.
Usai menerima rumahnya yang telah direnovasi, Wali Kota memberikan pesan khusus kepada pemilik agar merawat dan menjaga rumah tersebut dengan baik.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyampaikan apresasi kepada Wali Kota dan seluruh jajaran atas respon cepat dalam menindaklanjuti laporannya mengenai kondisi rumah warga. Ia berharap sinergi pemerintah daerah dan pusat dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan warga yang hunianya masih belum layak.
“Banyak masyarakat yang masih memerlukan bedah rumah, dan dengan keterbatasan yang ada, program ini tetap berjalan. Semoga pemerintah pusat bisa ikut membantu, karena Jakarta Pusat juga merupakan bagian dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Program bedah rumah ini diharapkan dapat terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama keluarga prasejahtera yang membutuhkan tempat tinggal layak dan aman.
(Red-03)















































