Jakarta – Biasanya lalu lintas pantura setiap lebaran macet banget rata rata diatas 12 jam. Tetapi tadi malam hanya 7 jam kurang. Faktor yang memperlancar arus mudik itu adalah “kebijakan lalu lintas yang cerdas”. Diberlakukan aturan “ dua ruas jalan toll hanya satu arah menuju Jakarta , sedang lalu lintas sebaliknya dari Jakarta ke Timur harus melewati jalur jalan non Toll “.
“Tentu saya harus angkat topi terhadap “decition maker” yang mengambil kebijakan yang luar biasa tersebut. Kalau pejabat mau berpikir keras dan belajar dari pengalaman setiap lebaran yang biasanya macet parah, ternyata bisa diperoleh suatu solusi yang tepat. Saya yakin khalayak pengguna jalan toll tadi malam sangat senang karena bisa menghemat waktu banyak,” jelad msntan Waka-BIN tersebut kepada awak media lewat ketetangan tertulis Selasa, 26/4/23.
Menurutnya, langkah atau kebijakan seperti itu dianggap sebagai “suatu terobosan “. Jika dalam bidang-2 lain bisa diambil langkah terobosan seperti itu, effeknya sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat misalnya percepatan pembangunan ekonomi wilayah pedesaan. Tentu saja setiap kebijakan memerlukan akurasi data dan analisa yang cermat dan cerdas.
Selain ketimpangan ekonomi khususnya antara wilayah perkotaan dan pedesaan, kebijakan yang perlu terobosan adalah pemberantasan
korupsi yang sudah menjadi penyakit kronis. Belajar dari keberhasilan pengaturan lalu lintas diatas, suatu “kebijakan terobosan” sebaiknya dirancang dan dilaksanakan secara tenang atau senyap.
Langkah terobosan, dalam upaya pemberantasan korupsi sangat diperlukan , karena pengentasan kemiskinan di daerah pedesaan erat kaitannya dengan penggunaan anggaran negara yang tidak efisien dan tidak tepat sasaran. Dalam hal ini kita bisa belajar banyak dari negara-negara yang berhasil mencapai “Gini Rasio” yang rendah misalnya Korea Selatan, Vietnam, Taiwan dan laini-lainya.
Gebrakan Menko polhukam beberapa waktu yang lalu yang populer dengan “ Transaksi Janggal 349 T “, bisa menjadi pembuka atau langkah awal untuk menyusun kebijakan pemberantasan korupsi yang terencana dan efektif. Kebijakan pengaturan lalu lintas selama liburan Idul Fitri bisa menjadi cermin yang baik “ Senyap dan Efektif “. (Red 01)
SELAMAT IDUL FITRI – KULLU ‘AMIN WA ANTUM BIKHOIRIN” DAN “ MOHON MAAF LAHIR BATIN”.















































