JAKARTA – Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember menjadi momentum penting bagi perempuan Indonesia untuk bangkit dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikan Hj. Andi Nirwana, Senator DPD RI periode 2019–2024 dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara.
Menurut Hj. Andi Nirwana, Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan pengingat akan peran strategis perempuan, khususnya kaum ibu, dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendorong kemajuan masyarakat.
“Di tahun 2025 ini saya berharap perempuan, terutama kaum ibu, semakin berkarya dan memiliki peran nyata, baik dalam pembangunan maupun dalam membangun keluarganya sendiri,” ujar Hj. Andi Nirwana, Minggu (21/12/2025).
Ia menilai, tantangan ekonomi di era efisiensi saat ini menuntut perempuan untuk lebih kreatif dan mandiri. Perempuan tidak lagi hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian keluarga.
“Perempuan harus bangkit. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif, hingga usaha berbasis digital. Dengan ketangguhan dan kreativitas, kaum ibu mampu meningkatkan ekonomi keluarga tanpa meninggalkan peran utamanya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hj. Andi Nirwana, yang begitu menekankan bahwa kemandirian perempuan merupakan kunci lahirnya keluarga yang kuat dan generasi masa depan yang berkualitas. Menurutnya, pembangunan nasional tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif perempuan.
“Hari Ibu adalah pengingat bahwa kekuatan bangsa ini berawal dari perempuan yang berdaya. Ketika ibu kuat, keluarga akan tangguh, dan bangsa akan maju,” pungkasnya.
(BS)















































