Lampung – Anggota DPD RI, Ahmad Bastian, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diikuti kalangan akademisi dan mahasiswa pada 15 Maret 2026 di Gedung Serbaguna UIN Raden Intan Lampung.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 17.30 WIB tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam paparannya, Ahmad Bastian menegaskan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan era digital. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar Kebangsaan sangat penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai paham yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mengamalkan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Bastian di hadapan para peserta.
Senator dapil Lampung, menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa, harus terus dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan intelektual muda.
“Para peserta yang terdiri dari akademisi dan mahasiswa tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Sesi dialog dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait tantangan kebangsaan, perkembangan teknologi informasi, serta peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan persatuan nasional,”katanya.
Ahmad Bastian berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa serta mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen kuat terhadap kemajuan Indonesia.
“Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPD RI dalam memperkuat wawasan kebangsaan di berbagai kalangan masyarakat, termasuk lingkungan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan karakter bangsa,”jelasnya.















































