SALATIGA – Suasana meriah mewarnai kawasan Pasar Raya 1 Kota Salatiga, Minggu (30/8/2026). Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Raya Salatiga menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati 24 tahun berdirinya Paguyuban PKL Setya Kawan.
Kegiatan yang berlangsung di pelataran Pasar Raya 1 tersebut dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan berakhir hingga pukul 22.30 WIB. Berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan disiapkan untuk para pedagang maupun masyarakat yang hadir.
Ketua PKL Pasar Raya Salatiga, Agus Salim, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kekompakan para pedagang yang telah terjalin selama 24 tahun.
“Acara ini selain untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-81, juga memperingati 24 tahun sejak berdirinya Paguyuban PKL Setya Kawan,” ungkap Agus.
Menurutnya, perjalanan selama 24 tahun menjadi bukti bahwa kebersamaan dan semangat guyub rukun tetap menjadi landasan para pedagang dalam menjalankan aktivitasnya di kawasan Pasar Raya Salatiga.
Berbagai perlombaan turut memeriahkan acara, mulai dari lomba makan kerupuk, makan pisang, hingga lomba goyang balon. Setelah perlombaan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang berlangsung penuh antusias.
Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para peserta yang berhasil menjadi pemenang. Suasana semakin semarak saat malam hari, ketika para anggota PKL bersama pengunjung dihibur dengan pertunjukan organ tunggal.
APPSI Siap Jadi Jembatan Aspirasi Pedagang dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Salatiga, Yuan Emy, turut memberikan sambutan.
Yuan Emy menyampaikan bahwa sejak 26 Agustus 2026, kepengurusan APPSI di Kota Salatiga telah terbentuk. Menurutnya, keberadaan APPSI diharapkan dapat menjadi wadah sekaligus jembatan bagi para pedagang dalam menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan kepada pemerintah daerah.
“Kehadiran APPSI sebagai media aspirasi para pedagang, untuk selanjutnya kami sampaikan kepada pemerintah,” ujar Yuan Emy.
Ia menegaskan, komunikasi antara pedagang dengan pemerintah daerah penting untuk menciptakan suasana perdagangan yang kondusif sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang.
Dengan terbentuknya APPSI di Kota Salatiga, para pedagang diharapkan memiliki wadah yang dapat memperjuangkan kepentingan mereka sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah.
Dihadiri Aparat dan Tokoh Paguyuban
Acara tersebut turut dihadiri unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Ketua Paguyuban Parkir Pasar Raya Salatiga, Edy yang akrab disapa Nano.
Kehadiran unsur keamanan dan tokoh paguyuban tersebut turut memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang digelar para pedagang.
Semarak peringatan HUT RI ke-81 sekaligus 24 tahun Paguyuban PKL Setya Kawan menjadi momentum bagi para pedagang untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan dan semangat guyub rukun di tengah aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Raya Salatiga.
(Nano)













































