SALATIGA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Salatiga resmi dilantik dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Gedung Serbaguna Jangkungan, Salatiga, Rabu (26/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan APPSI Kota Salatiga untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan peran dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan para pedagang pasar.
Penasihat APPSI Kota Salatiga, Sunarto, berharap kepengurusan yang baru dapat menjaga konsistensi organisasi, semakin kuat, serta benar-benar hadir memperjuangkan aspirasi para pedagang di Kota Salatiga.
“Harapan kami, khusus APPSI Kota Salatiga bisa konsisten, bisa kuat dan betul-betul memperjuangkan para pedagang di lingkungan Salatiga. Jika ada hambatan maupun kesulitan, bisa bersinergi dengan pemerintah,” ujar Sunarto.
Menurutnya, APPSI memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pedagang dengan pemerintah. Karena itu, komunikasi dan koordinasi perlu terus dibangun agar berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Sunarto juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat APPSI akan terus melakukan musyawarah dan menyerap aspirasi di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan maupun kesulitan yang dihadapi masyarakat, khususnya para pedagang pasar.
“Agenda APPSI dalam waktu dekat terus melakukan musyawarah. Dari situ kita bisa menggali kesulitan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sunarto juga menjelaskan bahwa agenda pelantikan semula dijadwalkan dihadiri Don Muzdakir. Namun, kehadirannya mendadak batal karena harus memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto.
“Agenda pelantikan ini sudah dijadwalkan hadir Pak Don Muzdakir, namun mendadak batal hadir karena dipanggil Pak Prabowo,” ungkap Sunarto.
Sementara itu, Ketua APPSI Kota Salatiga, Yuan Emy, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pedagang dan pemerintah. Menurutnya, keberadaan APPSI bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga wadah bersama untuk memperkuat posisi dan kesejahteraan para pedagang.
“Kami APPSI hadir sebagai wadah para pedagang pasar, saling bersinergi, sama-sama untuk menyejahterakan. Kami berharap pasar bukan hanya sekadar tempat transaksi jual beli, namun pasar adalah tempat masyarakat untuk mencapai kehidupan dan memberdayakan perekonomian,” ujar Yuan.
Ia menegaskan, keberadaan pasar memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, hubungan yang baik antara pedagang, pengelola pasar dan pemerintah harus terus dibangun.
Yuan juga berharap APPSI dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pedagang dengan pemerintah. Di sisi lain, seluruh pedagang diharapkan ikut menjaga kekompakan, ketertiban, kebersihan serta kenyamanan lingkungan pasar.
“APPSI diharapkan dapat menjadi jembatan yang baik antara pedagang dan pemerintah. Kami juga berharap seluruh pedagang saling menjaga kekompakan, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan,” lanjutnya.
Pelantikan DPD APPSI Kota Salatiga tersebut turut dihadiri Ketua DPW APPSI Jawa Tengah H. Suwanto, SE., MM., serta Asisten II Pemerintah Kota Salatiga Adi Wibowo yang hadir mewakili Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan karena berhalangan hadir.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, APPSI Kota Salatiga diharapkan tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi mampu melanjutkan kerja organisasi dengan menyerap aspirasi pedagang, mengawal berbagai persoalan pasar, serta membangun sinergi nyata dengan pemerintah demi terwujudnya pasar yang tertib, bersih, nyaman dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(NANO)













































