Semarang – Dalam dua dasa warsa terakhir ini warga masyarakat yang menderita berbagai keluhan Penyakit lebih cenderung memilih pengobatan dengan metode teraphi atau mengkonsumsi ramuan herbal ketimbang penanganan Medis. Hal itu menjadi pilihan alternatif bagi penderita, selain banyak yang merasa cocok juga pembiayaannya tergolong relatif murah ketimbang
perawatan Medis.
Sebut saja Supriyanto (56) seorang Teraphis warga Mustikajati Bawen Kabupaten Semarang, belakangan ini tergolong sibuk dalam menangani pasien dengan berbagai keluhan penyakit.
Supriyanto atau lebih akrab disapa “Mas Pri” yang sebelumnya dikenal berkecimpung di dunia perdagangan awalnya menderita penyakit Diabet. Melalui metode Teraphi dan mengkonsumsi obat Herbal kini ia mengalami sembuh total bahkan malah sebagai Teraphis.
“Saya awalnya menderita Diabet dengan menggunakan metode Teraphi dan mengkonsumsi obat Herbal, Alhamdulillah saya sembuh total” Ujarnya.
Meski secara resmi baru bulan Januari ia buka praktek, namun ia telah melanglang ke berbagai kota di Jawa Tengah bahkan sempat bertandang ke Purwakarta Jawa Barat hanya untuk menangani penderita yang tergolong sangat serius.
Ketika tim Media bersambang ke tempat Mas Pri berpraktek, pada Jumat (10/9) ia baru saja melayani pasien penderita Strok warga Tlogowatu Kemalang Klaten Jawa tengah.
Sementara penanganan yang dilakukan Mas Pri bisa melalui Teraphi Pijat, Teraphi Akupresure, Bio Listrik serta Fisioteraphi.
Selain menggunakan metode Teraphi juga ditambah sarana pendukung yaitu mengkonsumsi obat Herbal yang telah memiliki label halal, juga telah resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.
Menilik dunia tolong menolong antar sesama bagi Supriyanto bukanlah secara tiba – tiba atau “tiban” tapi jika ditelisik memang ada garis keturunan dari sang ibu yang juga dikenal biasa mengobati keluhan penyakit.
Pria kelahiran Blora 56 tahun yang lalu itu, kini resmi berpraktek di perumahan Mustikajati Bawen, namun Supriyanto kadang bertandang ke rumah pasien walau luar daerah sekalipun. Hal itu dilakukan atas dasar pertimbangan kondisi pasien. Sementara dari pengalaman penyakit yang ditangani antara lain: Strok, Diabetes, Hipertensi, Asam Urat, Jantung, Kejantanan serta berbagai penyakit yang bersifat baru gejala maupun penyakit permanen.
Ada sebuah kesaksian yang di alami oleh Maria Eny Supadmi warga Klaten mengalami kesulitan mengeluarkan suara diduga terindikasi gangguan pada “Pita Suara” ketika minum ramuan yang diracik oleh mas Pri dalam hitungan tidak lebih dari 60 menit Maria Eny bisa pulih dan kembali bisa melakukan percakapan secara normal.
“Saya sudah 6 hari mengalami gangguan tenggorakan bahkan sampai tidak bisa mengeluarkan suara, tapi setelah minum racikan dari mas Pri sekarang Alhamdulillah bisa sembuh dalam waktu 1 jam” ujar Maria Eny.
Dalam menangani pasien, Mas Pri tidak mematok angka rupiah, tapi ia lebih mengedepankan Sukarela atau seikhlasnya hanya saja dimungkinkan ada ramuan Herbal baik berbentuk Pil atau Cair yang dibeli itupun melihat kondisi pasien.
“Awal niat saya menolong, jadi pasien yang saya tangani seikhlasnya, tapi kalau obat – obatan Herbal itu memang beli karena saya juga beli” Pungkasnya. (NANO)










































